Jakarta - Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap maraknya penyebaran tautan di media sosial yang mengklaim sebagai portal pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk periode 2026. Unggahan yang mulai beredar luas sejak 21 Juli 2026 tersebut dipastikan merupakan informasi palsu (hoax). Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa narasi pendaftaran tersebut sama sekali tidak terbukti kebenarannya. Mengutip penjelasan dari liputan6.com, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara BKN Wisudo Putro Nugroho menegaskan bahwa informasi resmi mengenai rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), baik CPNS maupun PPPK, hanya akan dipublikasikan melalui media komunikasi resmi milik pemerintah serta laman resmi SSCASN. Lebih lanjut, pihak BKN membeberkan bahwa poster dan unggahan yang marak beredar itu menyimpan sejumlah kejanggalan. Beberapa di antaranya adalah penggunaan domain tautan yang tidak terdaftar sebagai situs resmi pemerintah serta penggunaan kalimat persuasif yang memaksa atau memprovokasi publik untuk segera menekan tautan tersebut. Oleh karena itu, publik diminta untuk senantiasa kritis dan tidak menelan mentah-mentah setiap poster, pesan berantai, maupun tautan asing yang sumbernya meragukan. Setiap informasi seputar rekrutmen CASN sebaiknya selalu diverifikasi kembali melalui kanal digital resmi BKN atau portal resmi SSCASN.

SPONSORED AD
SPACE IKLAN 728 x 90 px